Selasa, 17 Januari 2012

bahkan Dia pun bersedih

* hujan ini tandaNya sedang bersedih karenamu nenek tua yang baik hati...

***

hujan yang indah. disore ini, diguyur tumpahan hujan dari langit. tanpa alas kaki, ku terus melaju menuju home sweet home ku tercinta. menikmati setitik demi setitik tetesan hujan yang membasahi tubuhku. merasakan kembali hangatnya hujan yang harusnya dingin saat itu. 
segelas teh hangat sudah menantiku dirumah. hemmm tercium sudah wangi teh hangat yang jauh dibayanganku itu. segera ingin ku seduh rasanya segelas teh hangat yang menggodaku itu. teh hangat dengan rasa manis dan kental warna tehnya, isyarat tegasnya keinginanku untuk segera sampai dibilik kecilku itu. disambut juga ramai dan gaduhnya keluarga kecilku itu.
namun, kurasa hujan saat ini tak seperti biasanya. tak sedamai biasanya. dan bahkan mentari pun seakan bersedih pada hari itu. angkasa pun menangis pilu karena kepergiannya. seorang nenek tua yang sangat baik hati. dia begitu lemah lembut dan penyayang. seseorang yang tak pernah aku kenal dengan baik, namun aku tahu. dia selalu bersama dengan nenekku pergi ke pengajian di desaku. selalu mengutamakan nenekku untuk segala hal. dia nenek tua yang baik hati dan murah senyum.
bahkan, langitpun seperti sangat bersedih dengan kepergiannya. mendung tak kunjung selesai hari itu. hujan tak henti tercucurkan karena berduka. semoga engkau, nenek yang baik hati, diterima disisiNya. amien.
hujan ini tandaNya sedang bersedih karenamu nenek tua yang baik hati...
Innalillahi wainnailaihi roji’un...

love, love, love and love :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar